Terlalu banyak hal-hal yang tidak sesuai dengan hati nurani yang terjadi di negara tercinta kita Indonesia saat ini. Hal ini bisa dilihat dari semakin tingginya ketidakpedulian orang banyak terhadap sesamanya. Semakin banyak contoh-contoh yang bisa diuraikan, dengan semakin tingginya angka kejahatan berupa pencurian harta benda yang terjadi pada korban kecelakaan, yang justru mestinya dibantu. Kemudian makin lugasnya seorang saksi mata menceritakan sebuah peristiwa kejahatan dijalan yang memperlihatkan sikapnya yang hanya melihat-lihat seseorang menjadi korban kriminal.. atau justru sikap anarkis yang diperlihatkan oleh orang-orang yang menolong, hal ini bisa dilihat dari tingginya kejadian penghakiman oleh massa yang terjadi pada pembuat tindak kriminal. bahkan ada seorang anak yang dipatahkan seluruh anggota geraknya oleh warga yang menghakimi. dimana semua budaya indonesia yang katanya ramah, mendahulukan musyawarah untuk segala masalah?? dimana juga hati nurani bangsa ini?? bahkan kesan individualistis sudah timbul di negara ini bahkan dimakassar.. hal ini bisa dilihat dari semakin terdapatnya orang yang mau menang sendiri, bahkan biarpun sudah dalam keadaan terbukti salah. Mengapa bangsa ini semakin rusak?? apa karena jumlah jam pelajaran PPKN sewaktu dimasa sekolah dulu hanya sedikit sekali?? ataukah karena pemerintahan indonesia yang memang dipimpin oleh orang-orang yang tidak berkompeten?? ataukah karena memang dasar-dasar hukum hingga kedasar negara yang terlalu abu-abu sehingga banyak yang memanfaatkan ketidaktegasan pemerintah untuk tindakan tidak terpuji namun legal?? Ditambah lagi dengan sikap individualistis yang semakin menjadi-jadi dimasyarkat saat ini.. bahkan pada orang yang dianggap memiliki keimanan dan ketaqwaan kepada tuhan belum tentu tidak individualistis. Bahkan perbuatan yang merugikan hingga menipu bisa saja terjadi.. apakah sikap egoisme pada masyarakat sudah sangat mendarah daging dalam kepribadian bangsa ini. sampai perbuatan yang seperti inipun dianggap lumrah apabila terjadi pada lingkungan kita ini.. sudah tidak adakah lagi perbuatan yang ikhlas di masyarkat kita?? haruskah selalu dengan pamrih??